Discrete Mathematics

Essential mathematical concepts for computer science including number theory, modular arithmetic, graph theory, combinatorics, and discrete structures.

Teori Bilangan

Modulo

Definisi

\[a \pmod{b}= x \tag{Definisi modulo}\]

artinya a dibagi b bersisa x

\[13\pmod{5} = 2\]

12 dibagi 5 itu 2 bersisa 2

Teorema Euclidean

Misalkan m dan n bilangan bulat, n > 0. Jika m dibagi dengan n maka hasil pembagiannya adalah q (quotient/pengali) dan sisanya r (remainder), sedemikian sehingga:

\[m = nq + r, 0 ≤ r < n\]
\[3001 \div 3 = 1000, \text{sisa } 1\] \[3001 = 1000 \times 3 + 1\] \[m = 3001, n = 1000, q = 3, r = 1\] \[-22 \div 3 = 7, \text{sisa } -1\]

Remainder harus positif, jadi ubah caranya jadi:

\[m = (n+1)\;q + (r+q)\]

Atau pas diproses, jadi -22 / 3 = 7 sisa -1, diubah jadi 8 sisa (-1 + 3) = 2

\[(-8) \times 3 + 2 = -24 + 2\]

PBB/FPB (GCD, Greatest Common Divisor)

Pembagi terbesar yang sama untuk 2 atau lebih bilangan

\[PBB(18, 24) = 6 \\\] \[m = nq + r , 0 \le r < n \\\]

maka

\[PBB(m, n) = PBB(n, r) \\\] \[60 = 3 \times 18 + 6 \\\] \[m = 60, n = 18, q = 3, r = 6\] \[PBB(60, 18) = PBB(18, 6) = 6\] \[18 = 3 \times 6 + 0\]

Algoritma Euclidean

Diberikan dua buah bilangan bulat tak-negatif m dan n (mn). Algoritma Euclidean berikut mencari pembagi bersama terbesar dari m dan n.

Algoritma Euclidean

  1. Jika n = 0 maka m adalah, \(PBB(m, n)\), kemudian stop. Tetapi jika, \(n \gt 0\), lanjutkan ke langkah 2.
  2. Bagilah m dengan n dan misalkan r adalah sisanya.
  3. Ganti nilai m dengan nilai n dan nilai n dengan nilai r, lalu ulang kembali ke langkah 1.

Contoh: a. Nyatakan PBB(21, 45) sebagai kombinasi linier dari 21 dan 45. Penyelesaian:

\[45 = 2 \times 21 + 3 \tag{1}\] \[21 = 7 \times 3 + 0 \tag{2}\]

Sisa pembagian terakhir sebelum 0 adalah 3, maka PBB(45, 21) = 3

Dari persamaan (i) dapat dituliskan:

\[3 = 45 \;–\; 2 \times 21 = 1 \times 45 \;–\; 2 \times 21\]

Jadi 3 merupakan kombinasi linier dari 45 dan 21

b. Nyatakan PBB(312, 70) sebagai kombinasi linier 312 dan 70. Jawaban: Terapkan algoritma Euclidean untuk memperoleh PBB(312, 70):

\[312 = 4 \times 70 + 32 \tag{i}\] \[70 = 2 \times 32 + 6 \tag{ii}\] \[32 = 5 \times 6 + 2 \tag{iii}\] \[6 = 3 \times 2 + 0 \tag{iv}\]

Sisa pembagian terakhir sebelum 0 adalah 2, maka PBB(312, 70) = 2

Kombinasi Linear

PBB(a, b) bisa dinyatakan sebagai kombinasi linear seperti berikut: $PBB(80, 12) = 4$

$4 = (-1) \times 80 + 12$

Teorema. Misalkan a dan b bilangan bulat positif, maka terdapat bilangan bulat m dan n sedemikian sehingga

\[PBB(a, b) = ma + nb\]
  1. Nyatakan PBB(21, 45) sebagai kombinasi linier dari 21 dan 45. Penyelesaian:
\[45 = 2 \times 21 + 3 \tag{i}\] \[21 = 7 \times 3 + 0 \tag{ii}\]

Sisa pembagian terakhir sebelum 0 adalah 3, maka PBB(45, 21) = 3 Dari persamaan (i) dapat dituliskan:

\[3 = 45 \;–\; 2 \times 21 = 1 \times 45 \;–\; 2 \times 21\]

Jadi 3 merupakan kombinasi linier dari 45 dan 21

  1. Nyatakan PBB(312, 70) sebagai kombinasi linier 312 dan 70. Jawaban: Terapkan algoritma Euclidean untuk memperoleh PBB(312, 70):
\[312 = 4 \times 70 + 32 \tag{i}\] \[70 = 2 \times 32 + 6 \tag{ii}\] \[32 = 5 \times 6 + 2 \tag{iii}\] \[6 = 3 \times 2 + 0 \tag{iv}\]

Sisa pembagian terakhir sebelum 0 adalah 2, maka PBB(312, 70) = 2

Susun pembagian nomor (iii) dan (ii) masing-masing menjadi

\[2 = 32 \;–\; 5 \times 6 \tag{v}\] \[6 = 70 – 2 \times 32 \tag{vi}\]

Sulihkan (vi) ke dalam (v) menjadi

\[2 = 32 \;–\; 5\;(70 – 232) = 132 \;–\; 570 + 1032 = 11 \times 32 \;–\; 5 \times 70 \tag{vii}\]

Susun pembagian nomor (i) menjadi

\[32 = 312 \;–\; 4 \times 70 \tag{viii}\]

Jadi, PBB(312, 70) = 2 = $11 \times 312 \;–\; 49 \times 70$

Aritmatika Modulo

Relatif Prima

Dua buah bilangan bulat a dan b dikatakan relatif prima jika PBB(a, b) = 1.

Contoh:

(i) 7 dan 11 relatif prima karena PBB(7, 11) = 1

(ii) 20 dan 5 tidak relatif prima sebab PBB(20, 5) = 5  1

(iii) 31 dan 0 tidak relative prima sebab PBB(31, 0) = 31

Dikaitkan dengan kombinasi linier, jika a dan b relatif prima, maka terdapat bilangan bulat m dan n sedemikian sehingga

\[ma + nb = 1\]

• Contoh 10. Bilangan 20 dan 3 adalah relatif prima karena PBB(20, 3) =1,

atau dapat ditulis

\[2 \times 20 + (–13) \times 3 = 1 \tag{m = 2, n = –13}\]

Kekongruenan Modulo

Misalkan a dan b bilangan bulat dan m adalah bilangan > 0, maka $a \equiv b \pmod{m}$ jika dan hanya jika $m \mid (a \;–\; b)$ (dibaca m bisa dibagi atau memiliki keterbagian terhadap (a - b))

Jika a tidak kongruen dengan b dalam modulus m, maka ditulis $a \not\equiv b\pmod{m}$

\[17 \equiv 2 \pmod{3} \tag{3 habis membagi 17 - 2 = 15}\] \[21 \equiv 9\pmod{12} \tag{12 habis membagi 21 - 9 = 12}\]

\(15 \equiv 3 \pmod{6} \tag{15 dibagi 6 bersisa 3}\) atau \(15 = 3 + 6k\)

k yang memenuhi adalah 2

\[(3 + 2 \times 6 = 15)\]

Misalkan $x \equiv 5 \pmod{11}$, maka semua x yang memenuhi adalah $\frac{x-5}{11}$yang menghasilkan bilangan bulat, yaitu 16, 27. 38, dst

Kalau bentuk lain (mis $58 \equiv 18 \pmod{20}$) dengan persamaan $58 \equiv 3x \pmod{20}$, bisa disederhanakan jadi $18 \equiv 3x \pmod{20}$ ($58 \pmod{20} \equiv 18\pmod{20}$, maka $18 \equiv 3x \pmod{20}$ (lihat sifat komutatif)), kemudian $3x \equiv 18\pmod{20}$ → $x = \frac{18 + 20k}{3}$, k = 0 maka x = 6 (atau k = 3, x = 26, 26 mod 20 = 6)

Persamaan Linear Kekongruenan n-Variabel

Sifat Kekongruenan Modulo

  1. Misal ada operasi $a \equiv b\pmod{m}$, dengan m bilangan bulat positif dan c bilangan bulat, maka:
    • $(a + c) \equiv (b + c) \pmod m$
    • $(ac) \equiv (bc) \pmod m$
    • $ap \equiv bp \pmod m$, dengan p bilangan bulat tak negatif
    • Jika $a \equiv b \pmod{m}$, maka $b \equiv a \pmod{m}$ Jika $a \equiv b\pmod{m}$, maka artinya a dibagi m akan memiliki sisa yang sama saat b dibagi m, artinya a dan b komutatif. Misal $20 \equiv 2 \pmod 3$, hal ini berarti 20 mod 3 akan memiliki nilai yang sama dengan 2 mod 3, yaitu 2. Begitupun $20 \equiv 17 \pmod 3$
  2. Jika $a \equiv b \pmod m$, dan $c \equiv d \pmod m$, maka:
    • $(a + c) \equiv (b + d) \pmod m$
    • $(ac) \equiv (bd) \pmod m$

Invers Modulo

  • Ingat: misal a = 4, maka $\text{invers } a = a^{-1} = ¼$, karena $a \times a^{-1} = 1$
  • Syarat: Jika a dan m relatif prima dan m > 1, maka balikan (invers) dari a (mod m) ada.
  • Balikan dari a (mod m) adalah bilangan bulat x sedemikian sehingga:

\(xa \equiv 1 \pmod m\)

Metode Bruteforce

  • Dalam notasi lainnya, $a^{–1} \pmod m = x$

  • Misal 4 mod 9, 4 dan 9 relatif prima (PBB nya 1), nah angka pengali berapa buat ngebikin 4x = 1 mod 9? Nilainya yaitu -2 ($4 \times (-2) = -8$, sisa 1 kalau di mod 9), 7 ($4 \times 7 = 28$, 28 mod 9 = 1), 16, dst

Metode Kekongruenan Linear

Soal invers modulo 1

Contoh invers modulo metode kekongruenan

Metode Formula

Ingat kalau invers a = p mod m itu adalah $ax = 1 \pmod m$. Maka $ax = 1 \pmod m \implies x = 1 + kma$

Contoh

Contoh invers metode bruteforce formula

Kekongruenan Linear

Bentuk: \(ax \equiv b \pmod m\) dengan m > 0, a dan b bilangan bulat, dan x adalah variabel

Pemecahan:

\[ax \equiv b + km \implies x = b + kma\]

, dengan mencoba k = 0, 1, 2, dst

Contoh:

Contoh penyelesaian kekongruenan linear memakai bruteforce

Cara lain: pakai invers modulo dan sifat modulo $(ac) = (bc) \pmod m$ Penyelesaian kekongruenan memakai invers modulo

Akar Primitif dan Logaritma Diskrit

Akar Primitif

Jika diketahui n adalah bilangan bulat, maka a disebut akar primitif dari n jika perpangkatan $a, a_2., …, a_{ϕ(n)}$ (dalam modulus n) menghasilkan nilai yang berbeda dan semuanya relatif prima dengan n

  • Secara khusus, jika p adalah bilangan prima, maka a disebut akar primitif dari p jika perpangkatan $a, a_2, …, a_{p-1}$ (dalam modulus p) menghasilkan nilai yang berbeda (lihat fungsi toitient Euler)

  • Contoh: misalkan p = 7, maka a = 3 adalah akar primitif dari 7 karena,

Sisa modulo $3^x \pmod 7$
$3^1 \pmod 7 = 3$ $3^4 \pmod 7 = 4$
$3^2 \pmod 7 = 2$ $3^5 \pmod 7 = 5$
$3^3 \pmod 7 = 6$ $3^6 \pmod 7 = 1$
  • Jadi semua perpangkatan dari 3 menghasilkan nilai-nilai yang berbeda-beda saat diberikan modulus 7 (3, 2, 6, 4, 5, 1)
  • Biasanya siklus perulangannya bakal ditemukan lagi di setiap p - 1 kali
  • Untuk menemukan semua akar primitif dari p harus di-bruteforce

Logaritma Diskrit

Jika p adalah bilangan prima dan g dan y adalah sembarang bilangan bulat, carilah nilai x yang memenuhi:

\[g^x \;\equiv\; y \pmod p\]
  • Contoh: Carilah nilai x yang memenuhi $7^x \equiv 15 \pmod{41}$

Definisi: jika a adalah akar primitif dari bilangan prima p, maka untuk bilangan bulat b kita dapat menemukan pangkat nilai x sedemikian sehingga

\[b \;\equiv\; a^x \pmod p, \tag{0 ≤ x ≤ (p - 1)}\]
  • Pangkat x adalah logaritma diskrit dari b untuk basis a (mod p)
  • Contoh: 7 adalah akar primitif dari bilangan prima p = 41, maka carilah x sedemikian sehingga $15 \equiv 7^x \pmod 41$
  • Jawab: x = 3, karena $7^3 = 343 \equiv 15 \pmod 41$

Teorema

Teorema Euler

Grup

Sistem aljabar yang terdiri dari:

  1. Sebuah himpunan G
  2. Sebuah operasi biner (operasi antara dua item) *

sedemikian sehingga untuk semua elemen a, b, dan c di dalam G berlaku aksioma berikut,

  1. Closure:

Graf

Jenis Graf

Graf Berarah

Graf Asiklik

Graf Tidak Berarah